Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
HomeHai!Nov 2, 2008

LinkSep 21, '11 6:42 AM
for everyone
Link: http://starinsani.blogspot.com

Temen-temeeen, dengan ini saya mengumumkan bahwa saya pindahaaan! Ini alamat rumah baru saya. Baca tulisan-tulisan saya di sana yaa. :)

ReviewReviewReviewReviewReviewAug 4, '11 5:28 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Science Fiction & Fantasy
Here it is, film yang paling ditunggu-tunggu para pecinta Harry Potter. Walopun udah baca bukunya dan tau ending ceritanya, tapi tetep aja hukumnya wajib buat nonton seri terakhir dari petualangan penyihir ini.

Harry Potter And The Deathly Hallows Part 2 berisi tentang lanjutan perjuangan Harry mencari dan menghancurkan Horcrux. Horcrux yang tersisa adalah Piala Hufflepuff, Mahkota Ravenclaw, si ular Nagini, dan... Harry itu sendiri. Pada saat itulah Harry musti berhadapan head to head sama Lord Voldemort.

Tegang banget rasanya selama nonton film yang disutradari David Yates ini. Dari awal sampai akhir, suasana filmnya gelap dan suram. Ada beberapa bagian yang bikin sedih juga. Bener-bener mampu mengaduk perasaan deh pokoknya (sirup kaliiik diaduk). Selain itu, visual effectnya juga keren.

Pas nonton, sebenernya aku udah rada lupa sih sama jalan cerita di bukunya. Ya jelas aja, bacanya kan udah sekitar dua atau tiga tahun yang lalu. Tapi ada bagusnya juga, soalnya jadi nggak ngebanding-bandingin antara buku dan filmnya. Menurutku film ini nggak ada cacatnya, it's a perfect ending for Harry Potter series!


ReviewReviewReviewReviewAug 1, '11 6:09 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Other
Author:Dewi Lestari
Bulan lalu, Dewi ‘Dee’ Lestari ngeluarin bukunya yang ketujuh, judulnya Madre. Buku ini berisi 13 cerita yang ditulis Dee dalam 5 tahun terakhir (2006 – 2011), di antaranya Guruji, Menunggu Layang-Layang, dan tentunya cerita yang dijadiin judul buku, yaitu Madre.

Bener banget Dee milih Madre sebagai karya andalan di bukunya ini, soalnya aku suka banget sama ceritanya. Madre berkisah tentang Tansen, seorang pria yang tiba-tiba dapet warisan berupa biang roti. Emangnya apa sih biang roti? Baca sendiri aja ya kalo pingin tau. :p

Yang jelas, penjelasan Dee di cerita ini detail banget, aku yang nggak tau apa pun tentang roti jadi bisa ngebayangin gimana cara bikin roti, gimana manajemennya toko roti, baunya... hmmm! Gaya bahasanya juga mengalir, enak dibaca. Bikin penasaran, rasanya pingin baca lagi dan lagi.

Selain cerita, buku setebal 160 halaman ini juga berisi puisi-puisi, kayak Ingatan tentang Kalian, Wajah Telaga, dan Tanyaku Pada Bambu. Jujur sih aku nggak gitu suka sama puisinya. Gimana mau suka kalo nggak ngerti maksudnya? Hahaha. Maaf, aku emang susah mencerna maksud di balik kata-kata dalam puisi.

Walo gitu, overall aku suka banget sama buku Madre ini. Ceritanya menarik dan nggak biasa. Selamat membaca!


Blog EntryJul 25, '11 8:46 AM
for everyone

Sekarang emang lagi musim banget ya demen band-band Korea. Aku sih dulu sama sekali nggak ngerti apa itu CN Blue, 2 PM, Super Junior, dan temen-temennya. But now, I think I’m caught in the Korean wave.

Perkenalanku sama band-band Korea itu bisa dibilang ‘kecelakaan’. Dari dulu aku punya banyak temen yang suka ma Korea, kayak si Geo, Baskara, Cipto, Yuyun. Aku tau sih kalo ada banyak bintang Korea yang ganteng plus jago nge-dance, tapi tetep aja aku nggak minat. Sampai pada suatu jam makan siang yang selo, aku nggak sengaja ikutan temenku nonton Running Man.

Buat para Korean addicts pasti udah tau ya, Running Man adalah salah satu variety show Korea yang sampai sekarang masih tayang di negeri ginseng itu. Di situ ada 8 artis Korea yang jadi pemain tetap, trus ada juga beberapa artis yang jadi guests, jumlahnya 1 - 3 guests per episodenya. Nah, semua bintang Korea itu, mulai dari pemain tetap sampai guests, harus memainkan beberapa games buat dapet Running Ball. Para peserta yang nggak berhasil dapet Running Ball harus siap-siap nerima hukuman.

Siang itu, aku ikutan temenku nonton Running Man episode 11. Pas itu, yang jadi guests adalah Jung Yong Hwa dan Kim Jae Dong. Buat yang tau Yong Hwa, pasti ngerti dong betapa gantengnya gitaris CN Blue ini. Kebetulan, berbagai games yang musti dimainin di Running Man emang butuh kepintaran, kekuatan, dan kadang juga kelicikan. Dari variety show ini juga, kita bisa ngeliat gimana personality masing-masing peserta. And Yong Hwa suits my ideal type of guy perfectly! He’s handsome, smart, witty, and has a good sense of humor. Mulai deh, habis itu aku googling tentang Yong Hwa, nggak lupa juga buat mantengin video klip CN Blue di Youtube.

Tapi aku nggak cuma jatuh cinta ma Yong Hwa aja lho. Aku juga jadi suka sama serial Running Man yang lucu buangeeet! Aku pun ngopy variety show ini dari episode 1 – 42. Tiap malem sepulang kantor, secapek apapun, pasti aku sempetin nonton tayangan berdurasi 1 – 1,5 jam ini. Dan setiap episodenya, aku terbawa lebih jauh lagi masuk ke dunia Korea. Aku jadi ‘kenal’ sama bintang-bintang Korea yang muncul jadi guests di situ, kayak Jessica, Yoona, dan Sunny dari SNSD, Nichkhun dan Taecyeon dari 2 PM, Choi Siwon dari Super Junior, dan penyanyi R&B Lee Hyori. Dan tentunya juga jadi apal banget sama karakter pemain tetapnya, kayak MC Yoo Jae Suk yang kocak dan hobi curang, penyanyi Kim Jong Kook yang kekar dan teratur jaga pola makan, atau aktor Song Joong Ki yang ganteng, pinter, dan selalu semangat.

Kalo orang lain biasanya suka dulu ma artis Korea terus jadi suka nonton variety show-nya, aku justru kebalikan. Aku suka nonton variety show-nya dulu, baru jadi suka ma artis-artisnya. Sekarang, kalo mampir ke rak majalah di toko buku, tanpa sadar yang kuambil adalah majalah semacam Asian Stars. Aku juga jadi tau beberapa Bahasa Korea yang sering diucapin, kayak Annyeong, Aigoo, Oppa, Hyung.

Selain Running Man, aku udah ngopy beberapa Korean variety show lain, kayak We Got Married dan Strong Heart, tapi belum sempet kutonton. Aku siap menyelami dunia Korea lebih dalam. Dowa juseyo, kamsa hamnidaaa! :D

Jung Yong Hwa


Running Man



Blog EntryJul 20, '11 7:49 AM
for everyone

I change. You change. We change. Everything in this world change.

Aku tahu sih kalo teorinya emang gitu. Tapi rasanya tetep aja aneh saat perubahan itu datangnya tiba-tiba. Umm... nggak tiba-tiba juga sih sebenernya.

Beberapa minggu lalu, aku kembali ke Jogja setelah dua bulan merantau di Jakarta. Tentu aja, yang terekam di pikiranku adalah keadaan Jogja sebelum kutinggalkan. Maka terkejutlah aku saat menemui beberapa perubahan. Kamar tidurku berubah, gedung kampusku berubah, teman-temanku berubah, bahkan motorku pun berubah gara-gara dijatuhin sama adikku!

Sebenarnya perubahan itu nggak tiba-tiba. Tapi karena nggak kuduga sebelumnya, maka aku pun terkaget-kaget. Duh, aku jadi ngerasa kayak orang tua kolot yang shock akan perubahan. Harusnya aku udah menduga kalo bakal ada hal-hal yang berubah. Tapi kadang aku –dan mungkin juga kamu- emang terlalu egois, menghendaki semuanya tetap sama. Istilah politisnya, aku masuk ke golongan status quo.

Padahal kan bukan gitu teorinya. Everything in this world change, except the change itself. Jadi kita pun harus selalu siap, everything will not be the same. Kalo perubahan ke arah yang lebih baik sih relatif lebih gampang menerimanya, tapi kalo perubahan ke arah buruk... yah, kita juga harus siap. Because that's the way the world works.

*Postingan ini kutulis beberapa saat setelah aku pulang dari Jogja, April 2010. 


ReviewReviewReviewReviewReviewJul 12, '11 7:43 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Romantic Comedy
Kalo boleh lebay, Crazy Little Thing Called Love is the most romantic movie I've ever seen. 50 First Dates atau bahkan Titanic pun masih kalah romantis dibanding film ini. Soalnya, film Thailand ini mengambil setting yang sehari-hari banget, jadi ceritanya kerasa nyata.

Crazy Little Thing Called Love berkisah tentang Nam, seorang cewek 14 tahun yang naksir kakak kelasnya, Shone. Shone ini adalah cowok ganteng, populer, anak tim sepakbola, digilai banyak cewek. Sementara Nam, dia bukan siapa-siapa di sekolah, anggota geng cupu, tampangnya di bawah rata-rata, kecerdasan juga biasa.

Berbagai macam cara pun dilakukan Nam buat mendapatkan hati Shone. Pada akhirnya Nam emang bisa merubah diri dari itik buruk rupa jadi angsa yang cantik. Tapi apakah Shone lalu mencintainya? Daripada aku spoiler, mending nonton sendiri aja yah. :D

Yang jelas, aku sampe nangis-nangis pas nonton Crazy Little Thing Called Love. Settingannya emang remaja banget, jalan ceritanya juga cheesy dan sederhana, tapi beneran deh, tonton dulu filmnya. Jarang banget ada film remaja yang bagus kayak gini.

Aku dapet banget feel-nya film ini, dan aku yakin semua yang pernah ngerasain cinta pertama pas jaman sekolah dulu juga berhasil dibawa kembali mengingat masa-masa itu. Masa-masa konyol, hahaha. Apalagi karena settingnya masih sama-sama di Asia, jadi masih rada-rada mirip gitu sama yang kita alamin. Feelnya beda deh pokoknya sama film Barat! Di akhir cerita, film ini juga ngasih pesen kalo energi cinta harus digunakan secara positif, it has to be a power that supports us to be a better person.

Banyak konflik juga yang ditampilkan selain kisah cintanya Nam, misalnya kayak pas Nam berantem sama temen-temen gengnya setelah dia berubah jadi cantik. Ada juga kisah Shone terkait dengan masa lalu ayahnya sebagai pesepakbola yang gagal.

Pada intinya, Crazy Little Thing Called Love bener-bener seger dan menghibur. It's a really must watch movie, trust me. ;)


VideoJun 26, '11 11:30 PM
for everyone
Endah N Rhesa memainkan lagu nasional ini saat mereka tampil di Pekan Raya Jakarta 2011, Sabtu (25/6).



Download this and other original video files with Multiply Premium.

VideoJun 26, '11 11:23 PM
for everyone
Lagu ini dibawakan Kahitna dalam acara syukuran ulang tahun mereka yang ke-25 di Pisa Cafe and Resto, Jumat (24/6)



Download this and other original video files with Multiply Premium.

Merayakan hari jadinya yang ke-484, Jakarta kembali menggelar event besar tahunannya, Pekan Raya Jakarta (PRJ). Selain dimeriahkan berbagai stand, acara yang berlangsung dari 9 Juni sampai 10 Juli 2011 ini juga menampilkan banyak bintang tamu. 

Seneng banget, duo favoritku Endah N Rhesa berkesempatan manggung di PRJ pada hari Sabtu (25/6). Kebetulan, Maliq & D'Essentials juga dijadwalkan tampil pada malam yang sama. Aku, Kabol, Gumas, Ruli, Baskara, dan Wilis pun hari itu semangat buat dateng ke PRJ yang berlokasi di Kemayoran.

Jam 17.00, kami berenam udah kumpul di Monumen Nasional (Monas). Menurut kabar burung, di sana ada bus khusus yang disediakan buat nganter-jemput pengunjung ke PRJ. Ternyata emang bener sih ada bus, tapi antrian buat naik bus gratisan itu adalah sakbajek kere alias panjang banget! Menurut seorang ibu panitia, ada empat bus yang disediakan, masing-masing berkapasitas 80 orang. Kalo nggak macet, bus itu bisa dateng tiap 15 menit. Berhubung Jakarta selalu macet, maka rencana itu pun hanyalah mimpi. Akhirnya, aku sama temen-temen memilih buat naik taksi aja. Ternyata lumayan deket kok dari Monas, cuma sekitar Rp 25 ribu kalo naik Blue Bird. 

Jam setengah tujuh, kami sampai di pintu utama PRJ. Habis bayar tiket masuk Rp 25 ribu, kami pun masuk ke arena PRJ yang, just like we thought, rame buangeeet! Udah kayak pasar. Mau jalan aja susah. Dan mungkin emang disengaja kali ya, panggung utama ditaruh paling ujung! Jadi kami harus melalui perjalanan jauh sebelum akhirnya bisa mencapai panggung.

Singkat cerita, satu jam kemudian kami udah di sekitar panggung. Yang tampil baru band-band kurang terkenal, tapi para penonton udah memadati area strategis depan panggung. Makin malem pasti makin penuh. Aku ngajak temen-temenku maju, tapi mereka memilih buat duduk kalem aja di belakang. Zzz. Aku yang freak kalo udah masalah beginian pun dengan heroiknya (?) pergi sendiri ke depan panggung, mencari celah yang bisa ditempati buat nonton.

Finally, sekitar jam 20.30 Endah N Rhesa muncul! Duo indie asal Jakarta ini membuka penampilan mereka dengan lagu favoritku, Waiting. Lagu kedua, Endah N Rhesa memainkan track andalan dari album keduanya, judulnya Tuimbe. Pasangan suami-istri ini kemudian membawakan sebuah lagu lama berjudul In The Jungle, yang disusul dengan salah satu OST Lion King, judulnya Hakuna Matata. Pada lagu ketiga dan keempat tersebut, Endah banyak bermain-main dengan suaranya, ia sering menirukan suara lucu kayak tokoh-tokoh kartun. Entertaining!

Selanjutnya, band beraliran ballad-akustik ini membawakan lagu berbahasa Indonesia ciptaan mereka yang belum pernah di-record. Lagu berjudul Balada TKW ini temponya lumayan pelan, kedengerennya sweet, tapi liriknya cukup miris. Tentang seorang TKW yang kerja banting tulang di negeri orang, tapi pas balik lagi ke Indonesia, ternyata suaminya udah kawin lagi. Wew...

Di lagu keenam, Endah N Rhesa memainkan salah satu lagu nasional kita, Tanah Airku. Pada lagu ketujuh, mereka bawain lagu dari album pertama, judulnya I Don't Remember. Sama kayak pas mereka tampil di acara anniversary-nya Langit Musik, intro gitar lagu ini dimodifikasi jadi kayak intro lagunya Red Hot Chilli Pepper. Endah N Rhesa lalu memainkan lagu yang udah memopulerkan nama mereka, When You Love Someone. Penampilan mereka kemudian ditutup dengan lagu bersentuhan blues dari album pertama, judulnya Baby It's You.

Seperti biasa, Endah N Rhesa tampil interaktif dan menghibur. Tapi beberapa atraksi mereka emang udah pernah kutonton sebelumnya, kayak pas mereka battle gitar dan bass, atau pas mereka main berdua dalam satu gitar. Jadi aku ngeliatnya nggak se-amaze kayak waktu aku nonton mereka pertama kali. But still, they're great performers with awesome skills, and they're a sweet couple also. Love you!!!

Awesome Performance By Endah N Rhesa


Habis puas mantengin Endah N Rhesa, sekarang saatnya buat menikmati aksi Maliq & D'EssentialsBand beraliran pop-jazz ini membawakan 12 lagu, di antaranya Terdiam, Dia, Coba Katakan, Terlalu, dan Pilihanku. Nggak ketinggalan juga Maliq & D'Essentials mainin lagu nasional Garuda Pancasila. Secara keseluruhan, band asal Jakarta ini mampu bikin penonton goyang terus sepanjang penampilan mereka. Seru banget! Apalagi pas sang gitaris ganteng Lale disuruh nyanyi. Semua penonton cewek langsung histeris jejeritan. Terhibur banget!

Maliq & D'Essentials Tampil Kompak Pake Baju Putih-Item

Jam 11 malem lewat, akhirnya acara pun selesai. Alhamdulillah, aku bisa dengan mudahnya menemukan temen-temen yang tadi kutinggalkan, hihihi. Walopun ramenya PRJ malesin banget, tapi aku seneng bisa nonton Endah N Rhesa sama Maliq & D'Essentials malam itu. I think the music concert is the best part of PRJ!

Istirahat Habis Nonton



Blog EntryJun 14, '11 12:48 AM
for everyone

Kickfest kembali menggelar festival clothing tahunannya, 10 – 12 Juni 2011. Acara yang bertempat di Plaza Barat Senayan ini dimeriahkan juga oleh penampilan sejumlah bintang tamu.

Kebetulan dua performers favoritku, yaitu Luky Annash dan Pure Saturday, tampil di hari terakhir. Jadi, walopun nggak berminat nonton pameran clothing-nya, aku nggak ragu ngeluarin duit Rp 15 ribu buat masuk Kickfest. Bersama Nadia, aku sampe di Plaza Barat Senayan jam 18.00 teng!

Bayanganku, Kickfest pasti rame banget, kayak pas diselenggarain di Jogja. Tapi ternyata, begitu kami sampe sana… rame sih, ada kali lima orang lebih. Krik krik. Mungkin karena pas jam solat maghrib kali yaa, jadi belom heboh. Atau, mungkin juga karena orang Jakarta udah kebanyakan hiburan. -___-

Singkat cerita, jam 18.30 sobat lamaku Vando dateng. Kami emang udah janjian nge-giggs bareng. Jam segitu, Kickfestnya udah tambah rame. Tapi sayang acaranya ngaret, Luky Annash yang katanya mau manggung jam 18.00 baru tampil satu jam kemudian.

Alhamdulillah, aku bisa dapet posisi nonton paling depan, sampe nyentuh pager pembatas. Luky Annash muncul dengan kemeja biru dan bowler hat, membawakan lagu opening­-nya yang aku nggak tau itu lagunya siapa. Setelah berbasa-basi singkat, Luky Annash lanjut mainin lagu kedua yang diambil dari album pertamanya, Kritik Tanpa Solusi. Pianis indie asal Jakarta ini kemudian membawakan lagu Disturbia yang nggak kalah rawkz!

Lagu keempat, Luky Annash lagi-lagi memainkan lagu milik musisi favoritnya, tapi aku nggak denger jelas judul lagunya. Adik dari Rully dan Eka Annash ini lalu lanjut membawakan single favoritku, Bahasa. His performance was really awesome, Luky Annash sempet bermain dengan dua keyboard sekaligus. Penampilan kerennya ini akhirnya ditutup dengan lagu yang totally rock, Bajingan Ibukota.

Di seluruh lagu yang dibawakannya, Luky Annash banyak banget melakukan improvisasi. Aku sering dibuat terpana ngeliat permainan  keyboard-nya. He’s proved to be a skillful and talented young musician. Luky Annash keliatan total banget mainnya, tapi saking totalnya, beberapa lagu kayak ada yang rada fals suaranya, terutama pas bagian teriak-teriak. Oke, tapi aku anggep aja itu mungkin bagian dari improvisasinya. Jadi penampilan Luky Annash malam itu PERFECT.

Setelah Luky Annash, giliran Pure Saturday yang manggung. Band indie legendaris asal Bandung ini tampil asik kayak biasanya. Iyok dkk berhasil memuaskan Pure People dengan 11 lagu yang dibawakannya, di antaranya Kosong, Nyala, Elora, Desire, Buka, dan sebuah lagu baru berjudul Lighthouse. Di sela-sela lagu, mereka juga bagi-bagi kaos gratis lho. Tapi wagunya, di tengah serunya penampilan Pure Saturday, tiba-tiba pihak penyelenggara menyela buat pengumuman pemenang design competition. -___- Tapi setelah itu, Pure Saturday langsung bisa mengembalikan mood Pure People. Very entertaining!

Habis Pure Saturday, sebenernya masih ada Teenage Death Star. Tapi aku, Nadia, dan Vando memutuskan buat pulang karena udah malem dan emang nggak terlalu demen sama band ini. Thanks buat Kickfest yang udah mengundang Luky Annash dan Pure Saturday, semoga event berikutnya makin sukses dan meriah!


Salah tulis itu, bukan LUCKY Annash, tapi LUKY Annash


Luky Annash's performance


Pure Saturday's performance


Vando, Pure People



Blog EntryMay 31, '11 5:59 AM
for everyone

Aku adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Kakak-adikku semuanya cowok. Enak sih punya saudara laki-laki, apalagi kakakku orangnya baik dan dewasa banget. Tapi kadang-kadang tetep pingin tau juga gimana rasanya punya saudara cewek.

Finally, aku bisa 'menemukan' kakak-kakak cewek di Jakarta ini. Namanya Mbak Tata sama Mbak Rini, mereka berdua temen kosku. Aku bahas satu-satu ya.

Mbak Tata yang asli Solo ini adalah penghuni kos terlama, udah lebih dari dua tahun ngekos di situ. Kebetulan kamarnya persis di atas kamarku, jadi kita sering ketemu trus jadi deket deh. Mbak Tata ini kerjanya di sebuah perusahaan pembuatan merchandise. Orangnya baik, sabar, dewasa, sederhana, kalo malem selalu tidur paling cepet, kalo makan selalu paling lama. Sebagai perantau senior, dia sering ngasih tau aku jalur busway dan angkot ke tempat-tempat yang mau kukunjungi.

Dari Mbak Tata inilah, aku jadi kenal sama Mbak Rini. Kamar Mbak Rini rada jauh sih dari kamarku, tapi dia sering main ke kamar Mbak Tata. Aku pun juga jadi ikut deket sama dia. Mbak Rini ini asalnya dari Medan, sifatnya juga khas orang Medan yang keras dan blak-blakan kalo ngomong. Makanya aku rada heran pas tau ternyata dia seorang costumer service sebuah bank. Menurut Mbak Rini, kadang dia emang nggak bisa ngontrol emosi pas lagi dimaki-maki costumer. Tapi ya gimana, demi pekerjaan dia harus berusaha.

Aku, Mbak Tata, dan Mbak Rini sering pergi bareng. Tiap kita jalan bertiga, pasti pada ngira kami kakak-beradik. Misal pas kita mampir di counter jam dan counter modem, para penjualnya pada sok akrab nanya, "kakak-beradik ya?" Kita bilang aja iya.

Tapi bener deh, aku emang ngerasa punya dua kakak cewek sejak kenal mereka. Aku bisa curhat macem-macem, dan mereka juga bisa nanggepin curhatanku layaknya seorang kakak. Emang sih, mereka bukan satu-satunya temen perempuanku yang lebih tua. Tapi suasana kos yang feels at home udah bikin rasa kakak-adik ini jadi makin nge-soul. Kalo curhat-curhatan misalnya, kan setting-nya di kamar. Kalo masak bareng, setting-nya di dapur. Jadi berasa keluarga beneran yang tinggal di satu atap. Trus pernah tuh pada suatu pagi, Mbak Tata bikinin aku burjo buat sarapan. Pas aku batuk, Mbak Rini bikinin aku jahe anget. Hal-hal kecil inilah yang bikin I love them as sisters.

Mbak Tata - Aku - Mbak Rini


Blog EntryMay 30, '11 7:52 AM
for everyone

Did you know, ada sekitar satu miliar orang di seluruh dunia yang pergi tidur dengan perut kelaparan tiap malamnya.

Hal itulah yang menggerakkan United Nations World Food Programme (UN WFP) buat menggelar acara jalan santai Walk The World, Minggu (29/5) pagi. Seluruh dana yang didapat dari acara ini nantinya bakal disumbangin buat 135 ribu anak-anak di Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat melalui program School Feeding selama setahun.

Acara jalan santai yang digelar di Senayan ini banyak pesertanya lho, lebih dari 5 ribu orang. Beberapa pengisi acara yang ikut memeriahkan Walk The World antara lain adalah SHE, XP Band, dan... my favourite musician, Luky Annash!

Sayangnya, waktu yang diberikan buat para penampil emang nggak terlalu banyak. Luky Annash cuma main dua lagu. Itu pun aku nggak tau apa lagu pertamanya, soalnya dia main lagunya orang. Nah, untuk lagu kedua, pianis indie asal Jakarta ini bawain Kritik Tanpa Solusi, sebuah lagu dari album pertamanya.

Luky Annash di Walk The World

Overall, permainan piano Luky Annash emang amazing. Suaranya juga bagus kalo tampil live. Sayang dia kayaknya tampil di event yang salah, para peserta Walk The World pada sibuk ngunjungin stand-stand di sekitar panggung. Cuma dikit orang yang nonton penampilan Luky Annash.

Ya udahlah nggak pa-pa, yang penting akhirnya aku bisa nonton live performance musisi favoritku. Sukses buat Luky Annash, sukses juga buat acara-acara UN WFP selanjutnya.


Blog EntryMay 29, '11 1:44 AM
for everyone

A hug is a great gift.

- Author Unknown -  


Sometimes, we don't need other people to give some advices. All we want from them is just a hug. A warm hug.

  

Blog EntryMay 28, '11 8:27 AM
for everyone
Sometimes there is something that we want to say, but we can't because of some reasons.

It's probably not a nice thing to say.

It's probably contrary to public opinion.

Or it's probably a thing that we're forbidden to say.

And then we write it.

We try to explain what we want to say in another way, in a subtler way.

But sometimes, it's still a difficult thing to write.

I hate this condition.

Blog EntryMay 27, '11 8:46 AM
for everyone

Mungkin ada beberapa lagu yang ketika kamu mendengarnya, saat itu juga kamu langsung ngerasa, "aku banget nih lagu!"

Ya, lagu emang sering banget bisa menyuarakan perasaan terpendam kita. Biasanya sih perasaan cinta, hihihik. Satu tema yang kerap diangkat adalah tentang nggak enaknya 'digantung' dalam sebuah hubungan. Umumya sih cewek-cewek yang ngerasa kayak gini. Mereka pingin dapet kejelasan hubungan dari pihak cowok, tapi bingung juga gimana ngomongnya, soalnya malu kalo cewek move duluan. Biasanya lagu yang sering jadi theme song cewek-cewek ini adalah lagunya Maliq & D'Essentials. Coba aja liat penggalan liriknya:


Coba Katakan (Maliq & D'Essentials)

Coba coba katakan kepadaku bahwa kita sedang berjalan menuju satu alasan
Janganlah kau katakan bila kita memang tak ada tujuan dari apa yang dijalankan

Aku tak ingin terus terdiam memandangi harapan
Terlena akan manis cinta dan berujung kecewa
Aku tak ingin terus menunggu sesuatu yang tak pasti
Lebih baik kita menangis dan terluka hari ini


Nah, tapi lagu itu kayaknya lebih cocok buat orang yang udah pacaran tapi masih belum pasti bakal kayak apa hubungan ke depannya. Kalo buat cewek-cewek yang 'digantung' pas masa PDKT gimana dong? Jangan khawatir, soalnya Vierra baruuu aja ngerilis single keduanya, Terlalu Lama, Mei 2011 ini. Untuk video klipnya bisa kamu liat di sini. Kalo liriknya, silakan dibaca di bawah ini. Enjoy your new theme song, girls!


Terlalu Lama (Vierra)

Sudah lama ku menanti dirimu
Tak tahu sampai kapankah
Sudah lama kita bersama-sama
Tapi segini sajakah

Entah sampai kapan
Entah sampai kapan

Reff:
Hari ini ku akan menyatakan cinta, nyatakan cinta
Aku tak mau menunggu terlalu lama, terlalu lama

Sadarkah kau, ku adalah wanita
Aku tak mungkin memulai
Sadarkah kau, kau menggantung diriku
Aku tak mau menunggu


ReviewReviewReviewReviewReviewMay 26, '11 8:31 AM
for everyone
Category:Music
Genre: Folk
Artist:Answer Sheet
Pertama kali denger lagunya Answer Sheet, aku sama sekali nggak nyangka kalo mereka adalah musisi indie Jogja. Kirain artis luar, sumpah! Aku pun langsung browsing tentang mereka, dan ternyata band yang terdiri dari Ogi dan Rebet ini udah ngeluarin EP (Extended Play) 26 Desember 2010 kemarin.

EP mereka berisi empat lagu yang semuanya menggunakan ukulele sebagai alat musik utama. Musik mereka terdengar minimalis dan simple, tapi tetep asik, easy listening, dan unik. Nih aku kasih review beberapa lagunya.

Stay, Leave
Ini adalah lagu Answer Sheet yang pertama kudengar, yang langsung sukses bikin aku jatuh hati sama mereka. Udah keliatan dari judulnya, lagu ini menceritakan tentang adanya dua pilihan, yaitu stay atau leave. Dan mereka pilih buat stay and then take the chance. Sarat makna ya, tapi lagu ini terdengar santai banget. Iringan ukulelenya juga asik!

A Love Beach, Sadranan
Entah kenapa awalan lagu yang dibuka dengan suara Ogi ini mengingatkanku sama musiknya The Beatles. Jenis suaranya Ogi mirip kali ya sama John Lennon, hahaha. Di lagu ini Ogi juga unjuk kebolehan bersiul (?!), sedangkan Rebet main keyboard. Tapi jangan kira lagunya jadi rame ya, tetep minimalis kok.

Selain kedua track itu, masih ada lagu The Pleasant Drink of United Ink yang juga asik, dan Summercat yang temponya rada cepet. Habis dengerin keempat lagu tersebut, aku masih nggak percaya kalo Answer Sheet itu musisi dalam negeri. Setelah liat video mereka di Youtube, baru deh aku percaya.

Overall, musik Answer Sheet yang unik, minimalis, dan menonjolkan suara ukulele cukup membawa angin segar di kancah musik Indonesia. Semoga aja mereka bisa segera mengeluarkan album. Great job, guys!


Blog EntryMay 25, '11 9:06 AM
for everyone

This is a story about the friendship between me and my beloved gank named Pengwalker.  

Kami bertemu pertama kali pada 15 Januari 2010 di Alun-Alun Utara Jogja, tepatnya di event Sekaten. Rada bingung juga sih ngejelasinnya kenapa kami bisa ketemuan. Jadi aku punya beberapa temen SMA yang, anehnya kami dulu justru nggak deket. Namanya Bagor dan Geo. Tapi melalui Yahoo! Messenger, kami mulai berhubungan lagi, bahkan aku juga chatting sama temen mereka yang bernama Ruli.

Kopi darat di Sekaten

Akhirnya kopi darat pun direncanakan. Aku bersama gengku Pengkierz menemui Bagor dengan geng Nightwalker-nya di Sekaten. Entah kenapa, kami langsung ngerasa ‘klik’. Seminggu kemudian, kami gaul bareng lagi ke sebuah kafe yang dilanjut ke warung nasi goreng. Di warung nasi goreng inilah kami sepakat buat melakukan merger geng. Pengkierz dan Nightwalker bersatu, maka jadilah namanya Pengwalker.

Merger geng di warung nasi goreng

Pengwalker ini anggotanya banyaaak. Dari Pengkierz ada tiga orang, yaitu aku, Kabol, dan Pengky. Sedangkan Nightwalker isinya adalah anak-anak Teknik Elektro UGM, ada Bagor, Geo, Ruli, Jeki, Cipto, Gumas, Ridho, Jabir, Didit, dan masih banyak lagi anggota tidak tetap.

Singkat cerita, kami sering main bareng. Entah karaokean, main uno, nonton, atau sekedar kumpul aja. Tiap ada yang ulang tahun, kami bikin surprise party dengan penceplokan telur sebagai acara wajib. Pengwalker juga pernah nginep bareng di rumah Kabol tanpa tujuan yang jelas.

Surprise party ulang tahunku

Nggak cuma di dalam kota aja, kami juga sering main bareng ke luar kota lho. Tanggal 31 Januari 2010 (cuma dua minggu setelah pertemuan pertama), kami rafting bareng di Sungai Elo, Magelang. Kami juga pernah rencananya mau ke Semarang, tapi karena permasalahan mobil, kami pulang lagi padahal udah sampai Kecamatan Secang, Magelang. Pengwalker juga sempet wisata bersama ke kebun teh di Solo.

Pose dulu sebelum rafting

Kami bener-bener menikmati setiap detik yang kami luangkan bersama. Walaupun kami sering saling ejek, saling maki, saling jebak, but those were beautiful moments to us.

Kemarin, tiba-tiba Bagor meng-upload foto-foto di FB. Foto-foto itu berupa album foto bikinan Geo. Mudeng nggak? Jadi Geo bikin album foto nyata (bukan album foto FB) yang isinya memuat perjalanan Pengwalker selama ini. Trus foto album bikinan Geo itu di-upload sama Bagor. So sweet banget, mereka berhasil bikin aku ketawa-ketiwi inget kenangan lama.

Pas lagi mengingat-ingat indahnya persahabatan kami, tiba-tiba Kabol ngasih tau kalo Bagor bentar lagi ke Kalimantan. Padahal Gumas dan aku udah di Jakarta, Kabol di Bekasi, Cipto di Bali… Dan yang lain pasti juga bakal segera nyusul kerja entah di kota mana. Rasanya langsung sesek. Mellow  mendadak. Bisakah kami main-main kayak dulu lagi? Bisakah momen-momen indah itu terulang lagi? Akankah kami masih tetep sedekat ini kalo udah lama nggak ketemuan? Sekarang aja aku udah ngerasa jauh sama mereka.

Farewell party sebelum aku ke Jakarta

Minggu depan, insya Allah aku dan Kabol pulang ke Jogja. Kami udah rencana buat main lagi bareng Pengwalker, walo belom fix waktu dan tempatnya. Semoga aja pertemuan ini bisa menambah deretan kenangan indah kami. Ah, jadi nggak sabar buat main bareng kalian. I love you all, guys. :’)


Blog EntryMay 24, '11 8:09 AM
for everyone

Mungkin saat ini ada banyak cewek yang lagi sibuk mengira-ngira, sebenernya gimana sih perasaan cowok yang mereka suka? Does he feel the same way? Or he doesn't?

Sebenernya nggak terlalu susah sih buat mengira-ngira, soalnya cowok adalah makhluk yang ekspresif. Kalo suka ya bakal ditunjukin, kalo nggak suka ya derita lo. Sayangnya, sedari kecil cewek-cewek emang udah dididik buat kegeeran. Mengutip dari film He’s Just Not That Into You, “we (ladies, -Red) are all programmed to believe that if a guy acts like a total jerk, that means he likes you.” Bego banget ya cewek-cewek? Jelas-jelas cowoknya brengsek, tapi tetep aja kita positive thinking.

Hal ini nggak lepas juga dari dukungan sahabat-sahabat cewek. Misalnya nih ya, aku SMS gebetanku tapi nggak kunjung dibales. Trus ntar pasti sahabatku bakal bilang, “mungkin sekarang dia lagi sibuk, ntar malem mungkin balesnya, ditunggu aja...” Dan ternyata, sampai malam berganti pagi, si gebetan tetep nggak bales SMS. Lagi-lagi, sahabatku bakal membesarkan hatiku, “mungkin dia lagi nggak punya pulsa, sabar aja yaa...”

Oh, please. Stop acting like that, girls. Sepemalu-pemalunya cowok, secupu-cupunya cowok, sesangar-sangarnya cowok, secuek-cueknya cowok, kalo dia suka sama cewek, dia pasti bakal nunjukin. Walopun mungkin emang cara PDKT-nya beda. Mungkin lebih lambat: kalo cowok lain SMS tiap hari, cowok pemalu cuma SMS seminggu sekali. Atau mungkin lebih ke arah temen dulu: kalo cowok lain nunjukin perhatian dengan kata-kata, cowok pemalu nggak nunjukin perhatian secara frontal. Tapi yang jelas, mereka pasti bakal make a move.

Jadi kalo kamu pingin tau perasaan gebetanmu, ya udah, diem aja. Nggak usah ngapa-ngapain. Kalo dia suka, pasti dia bakal ngehubungin kamu duluan. Tapi nggak usah ngarep ya, stay cool aja. Sambil lirik-lirik cowok lain juga, hihihi. Dan kalo ternyata hingga musim salju berganti kemarau dia tetep nggak ngehubungin juga, ya udah, berarti dia nggak suka. Simple, isn’t it?

Ah, banyak bacot ya aku. Tapi teori ini diambil dari kisah nyata kok, dari pengalaman temen-temen dan aku sendiri. Dari pengalaman-pengalaman itu pula aku belajar buat nggak terlalu kegeeran ataupun ngarep. If he loves me, he has to chase me! If he doesn’t love me, I’ll find another.


Picture: http://dylannswann.blogspot.com/2010/08/fell-in-love-now-what.html


Blog EntryMay 23, '11 7:46 AM
for everyone

Mungkin lagi-lagi aku telat ya, aku baru tau game Quiz Parampaa seminggu yang lalu habis dikasih softfile-nya sama temen kosku.

Quiz Parampaa merupakan sebuah permainan yang asli marmos! Game ini terdiri dari 100 level, atau bisa juga dibilang 100 teka-teki, yang harus kita pecahkan. Ada sih teka-teki yang gampang, tapi banyak juga yang ngehek! Pemain bener-bener dituntut buat berpikir cerdik dan cepat dalam menyelesaikan tiap levelnya.

Salah satu contohnya nih ya, ada pertanyaan "lingkaran mana yang paling kecil?" Di bawah pertanyaan itu ada banyak lingkaran dengan berbagai ukuran. Tapi, walo aku udah nyoba ngeklik semua lingkaran, tetep aja jawabanku salah. Ternyata, jawaban yang benar adalah lingkaran pada huruf "i" yang terletak di kalimat pertanyaan. -___-

Atau, liat aja nih level 103 berikut yang ada di Quiz Parampaa 2, semacam sekuelnya gitu deh. Karena aku belom nyampe, jadi aku juga nggak tau jawabannya. :D

Marmos banget kan pertanyaannya? Hahaha. Nah, sekarang, coba deh liat gambar tiga hati di pojok kanan atas. Di kuis ini, pemain emang dikasih tiga hati. Setiap salah jawab, hatinya berkurang satu. Kalo hatinya habis, ya udah, game over. Harus ngulang dari awal. Tapi untungnya, kayak kuis Who Wants To Be a Millionaire, Quiz Parampaa juga ada titik amannya. Di beberapa level, kita dikasih password. Dengan password ini, kalo kita mati, kita nggak perlu ngulang lagi dari level 1.

Tertarik pingin main? Tanya aja ke temen-temen kamu, siapa tau punya softfile-nya, hehe. Kalo nggak ada juga, kamu bisa main game ini secara online di sini. Happy playing!


Blog EntryMay 22, '11 11:18 AM
for everyone

Be careful with your greediness. You might end up losing more instead of getting all you want.

- Starin Sani -  


Sometimes life forces us to choose, so choose it wisely. Don't be greedy, realize that we can't always get what we want.

  

NoteBuku Tamu
   
tufiich wrote on Sep 17, '11
danangwawan wrote on Oct 1, '10
mba starinn.. aku ngikutin serial "starin dan skripsi" nya lhoo..

ehehe..ceritanya mo liat2 pengalaman senior yg udah mulai skripsii.. ternyata susah ya,mbak :(

ayoo semangat, mba starinn :)
jelas itu dik dian... *halah*
retnoarini wrote on Sep 24, '10
mba starinn.. aku ngikutin serial "starin dan skripsi" nya lhoo..

ehehe..ceritanya mo liat2 pengalaman senior yg udah mulai skripsii.. ternyata susah ya,mbak :(

ayoo semangat, mba starinn :)
ndiys wrote on Jul 19, '10
riiiin, masih aktif menulis yaa? :)
kautsarwidie wrote on Jun 14, '10
Ndak papa Om MUBS daripada sleep walking :)
Pages:12345678